Contoh Makalah Peluang Usaha

BAB I

PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang

Dalam dunia usaha yang telah berkembang pesat dari tahun ke tahun ini, daya saing semakin tinggi. Hal ini dipicu oleh semakin berkembangnya kebutuhan akan barang dan jasa. Setiap pengusaha bersaing untuk menghasilkan produk terbaru dan terbaik yang dibutuhkan oleh konsumen. Sehingga sebagai pengusaha, haruslah mampu untuk berpikir kreatif agar usahanya tetap berkembang.

Tingginya persaingan dan banyaknya muncul pengusaha-pengusaha baru, membuat beberapa pengusaha yang tidak bisa bertahan memilih untuk berhenti. Hal ini mengakibatkan banyak karyawan yang kehilangan pekerjaannya. Kurangnya lapangan kerja yang tersedia dan banyaknya pesaing, membuat kita untuk berpikir keras dalam mencari pekerjaan. Sehingga dari tahun ke tahun angka pengangguran terus bertambah.

Hal ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran dan rasa percaya diri untuk membuka sebuah usaha sendiri. Sebagian besar masyarakat cenderung memiliki pola pikir untuk hidup nyaman dengan bekerja sebagai pegawai/karyawan. Mereka tidak sadar mengenai potensi apa yang dapat dikembangkan dan menghasilkan pendapatan. Mereka kurang memahami bagaimana melahirkan sebuah peluang usaha, karena mereka cenderung berpikir akan mengalami kerugian. Sehingga mereka takut untuk memulai usaha sendiri.

Oleh karena itu, kita dituntut untuk mengenali bagaimana itu dunia usaha, hal-hal apa saja yang harus dipersiapkan sebelum memulai usaha. Seorang pengusaha harus mampu melihat dan memanfaatkan peluang-peluang yang ada,

serta harus berpikir kreatif agar usaha yang dirintisnya dapat bersaing pada pasar.

  1. Maksud dan Tujuan

  1. Maksud

Maksud dari penulisan makala​_h peluang usaha ini adalah untuk memberikan gambaran – gambaran untuk memanfaatkan sebuah peluang usaha, sehingga sebelum memulai usaha, kita sudah tahu apa saja yang harus dipersiapkan.

  1. Tujuan

Adapun tujuan penulisan makalah ini, sebagai berikut :

  1. Mengetahui pengertian peluang usaha, masalah, dan solusi

  2. Mengetahui hal-hal apa saja yang harus diperhatikan sebelum memulai usaha

  3. Mengetahui langkah-langkah dalam menilai sebuah peluang usaha

BAB II

PELUANG USAHA

  1. Pengertian peluang usaha

Pengertian Peluang Usaha Dalam Kewirausahaan Menurut Para Ahli Peluang usaha terdiri dari dua kata yaitu ” peluang ” dan ” usaha “. Peluang yang dalam bahasa Inggris di sebut dengan opportunity memiliki arti sesuai dengan KBBI adalah kesempatan. Secara sederhana peluang di artikan sebagai kesempatan muncul atau terjadi pada satu peristiwa. Sementara itu, usaha memiliki pengertian berbagai daya untuk mendapatkan apa yang di inginkan. Sehingga secara terminologis pengertian peluang usaha adalah kesempatan yang dapat dimanfaatkan seseorang untuk mendapatkan apa yang di inginkannya ( keuntungan – kekayaan – uang ) dengan memanfaatkan berbagai faktor baik faktor eksternal maupun internal.

Peluang usaha adalah sebuah kesempatan untuk kita dalam mengembangkan usaha dengan melihat hal-hal positif yang ada untuk dapat dimanfaatkan dalam pengmbangan usaha yang dimiliki. Dengan adanya peluang berarti adanya hal-hal positif yang mengarah pada kemajuan atau perkembangan suatu usaha yang sedang di bangun atau yang baru mulai di bangun dengan melihat prospek ke depan usaha nantinya akan menjadi lebih baik dan meningkatnya pendapatan

usaha tersebut.

 Ciri-ciri peluang usaha yang baik :

  1. Peluang itu orisinil dan tidak meniru.
  2. Peluang itu harus dapat mengantisipasi perubahan, persaingan, dan kebutuhan pasar dimasa yang akan datang.
  3. Benar-benar sesuai dengan keinginan agar peluang bisa bertahan lama.
  4. Tingkat visibilitas (kelayakkan usaha) benar-benar teruji untuk dilakukan riset dan trial.
  5. Bersifat ide kreatif dan inovatif bukan tiruan dari orang lain.
  6. Ada keyakinan untuk mewujudkannya.
  7. Ada rasa senang dalam menjalankannya.
  1. Sumber – Sumber Peluang Usaha

Peluang usaha dapat muncul dari hobi kita sendiri, yang sebelumnya mungkin Anda tidak sadar bahwa hobi Anda bisa dijadikan sebagai usaha. Kalau hobi atau bidang yang Anda kuasai saat ini belum layak untuk dijadikan peluang usaha, anda membutuhkan ide-ide yang menimbulkan peluang usaha. Ide yang berpeluang usaha bisa didapatkan dari hal-hal seperti berikut ini :

  1. Cita-cita

Peluang bisa muncul dari cita-cita Anda sendiri. Bila keinginan Anda untuk menjadi seorang pengusaha sangat kuat, maka Anda akan melihat peluang-peluang di hampir semua bidang. Hampir setiap apa yang dilihat adalah peluang usaha. Atau setidaknya, Anda secara naluri akan berupaya mencari peluang di suatu jenis usaha. Hal ini tidak akan terjadi pada orang yang tidak memiliki cita-cita menjadi seorang pengusaha.

  1. Tekanan

Bila seseorang menghadapi tekanan maka banyak gagasan yang mucul. Tekanan bisa datang dari luar, bisa pula diciptakan oleh diri sendiri. Ketika seseorang mendapatkan tekanan untuk bisa hidup dan menghidupi keluarganya, biasanya dia akan banyak berpikir untuk mendapatkan solusinya.

  1. Kecenderungan pasar

Mengamati kebutuhan konsumen di pasar dapat menimbulkan peluang usaha. Contoh, kecenderungan sebagian orang akan belanja langsung ke pabrik dengan harga murah. Maka muncullah factory outlet di mana-mana. Dengan berbagai promosi maka FO menawarkan barang dengan harga murah dengan kualitas barang yang dapat dijamin.

  1. Inovasi baru

Gagasan untuk menciptakan produk baru timbul karena adanya kebutuhan, sementara produk itu belum ada di pasaran. Apabila kita berhasil menciptakan produk tersebut dan dibutuhkan konsumen maka kita dapat menjadi yang pertama dan menguasai usaha tersebut (leader).

  1. Komplemen dari produk yang ada

Sebuah produk dapat memberikan peluang usaha dengan membuat produk-produk yang melengkapinya, biasanya berupa aksesori. Produk otomotif seperti mobil biasanya disertai dengan produk aksesori yang menyertainya. Seperti diketahui, aksesori semacam ini bisa menjadi peluang bagi si pembuat produk maupun perusahaan.

  1. Peristiwa yang digemari atau munculnya tokoh

Suatu peristiwa bisa menimbulkan peluang baru. Contoh, adanya musim kompetisi sepak bola, muncul produk-produk seperti t-shirt yang bergambar piala, pemain sepak bola favorit, dan lain-lain.

  1. Wawasan

Orang yang wawasannya luas, pergaulannya luas dan dia mau berpikir, maka akan menemukan peluang usaha. Misalnya seseorang yang sering melihat usaha yang dilakukan di luar negeri (bisa didapatkan dari media massa atau berkunjung) dan usaha tersebut belum ada di negaranya, ini merupakan cara untuk mendapatkan peluang usaha.

  1. Bahan bacaan

Membaca, selain menambah wawasan dan pengetahuan, juga bisa menimbulkan gagasan yang mengandung peluang usaha. Bahan bacaan bisa dari berbagai media. Bila Anda memang sedang berpikir keras mencari peluang, ketika Anda membaca iklan produk barang atau jasa, ada kemungkinan Anda mendapatkan peluang usaha.

  1. Ide yang muncul tiba-tiba

Kadang kala gagasan bisa muncul tiba-tiba, di mana saja dan kapan saja. Hampir setiap orang mengalaminya. Tetapi tidak banyak orang yang bisa mewujudkan gagasan menjadi usaha nyata yang membawa keuntungan. Kebanyakan orang melupakan ide-ide yang tiba-tiba muncul, dia tidak bisa melihat bahwa idenya bisa menjadi suatu peluang usaha.

  1. Pemanfaatan Peluang Usaha

“Peluang Adalah EMAS”, istilah itu memang bukan mengada-ngada, peluang memang di ibaratkan sebagai emas yang bernilai yang sayang jika harus dilewatkan. Apakah yang dimaksud dengan peluang usaha?, peluang usaha merupakan suatu kesempatan atau waktu yang seharusnya diambil atau dimanfaatkan bagi seorang wirausahawan agar mereka mendapatkan keuntungan.

 Jika anda ingin menjadi seorang pengusaha sukses,maka jangan sekali-sekali mengabaikan peluang usaha yang ada yang sebenarnya banyak disekitar kita. Namun sayangnya peluang itu sering kali kita abaikan karena kita serasa bingung untuk memanfaatkannya,serta harus dimulai dari mana padahal peluang itu hanya datang satu kali saja.bisa saja jika kita melewatkan peluang tersebut yang menurut kita itu peluang usaha yang niche atau bagus lantas keburu diambil oleh orang lain.

Memang tidak lah mudah bagi seseorang untuk bisa memanfaatkan peluang usaha dengan cara memanfaatkannya atau mempraktekannya dalam dunia wirausaha yang sesungguhnya.Ini akan terasa berat karena selain membutuhkan ketekunan, tenaga juga modal yang jumlahnya relatif.

Banyak peluang usaha yang tersia-siakan,sehingga berlalu begitu saja hal itu terjadi karena tidak semua orang atau manusia dapat melihat peluang dan jika mereka melihatpun belum tentu berani untuk memanfaatkan peluang tersebut. hanya seorang wirausahawan yang bisa berfikir kreatif serta berani dalam mengambil risiko dengan tanggap dan cepat untuk memanfaatkan peluang itu.

Peluang usaha yang telah di ambil tentu akan terdapat konsekuensi oleh pengambil keputusan itu. namun jika berhasil dapat dikatakan mendapat keuntungan, dan jika gagal maka itu adalah bagian dari risiko yang harus dihadapi, meskipun demikian, hal itu dapat dijadikan pengalaman yang berharga bagi seorang wirausahawan agar dapat bekerja lebih baik sehingga mendapatkan keuntungan dari hasil kerja dan peluang yang telah ia manfaatkan tersebut.

Peluang berarti juga pasar. Jika seseorang ingin berhasil, apalagi berhasil sebagai entrepreneur, dia harus bisa secara cerdik menangkap dan memanfaatkan peluang, kemudian mengambil keputusan yang tepat agar memenangkan persaingan di pasar.Dengan kreativitas berarti seseorang bisa secara bersama-sama menciptakan atau menangkap peluang dan memaksimalkan resources lain yang bisa mendukung agar peluang-peluang dan kreativitas itu menjadi berhasil.

Dan agar peluang-peluang dan kreativitas itu berhasil dibutuhkan komunikasi yang baik. Bagi seorang entrepreneur, keterampilan berkomunikasi itu sangat penting. Segala ide dan kreativitas yang ada pada diri seorang entrepreneur harus bisa dikomunikasikan dengan baik ke pasar.

Seorang entrepreneur harus rajin pergi ke mana saja, untuk mengkomunikasikan ide dan kreativitasnya. Dengan komunikasi yang baik, seorang entrepreneur harus punya keyakinan bahwa ide dan kreativitasnya itu bisa diterima pasar,Memang tidak lah mudah bagi seseorang untuk bisa memanfaatkan peluang usaha dengan cara memanfaatkannya atau mempraktekannya dalam dunia wirausaha yang sesungguhnya.Ini akan terasa berat karena selain membutuhkan ketekunan, tenaga juga modal yang jumlahnya relatif.

Berikut tips cara memanfaatkan peluang usaha :

  1. melakukan riset pasar 
  2. Mempersiapkan dan menyusun rencana 
  3. Patuh terhadap aturan
  4. Strategi Pemasaran yang tepat sasaran

Jika ke empat poin dasar diatas sudah kita lakukan, maka hal yang paling penting adalah mempraktekannya. Anda harus berani memulai wirausaha atas ide-ide anda  sehingga anda akan tahu peluang usaha yang sedang dijalankan adalah peluang usaha yang benar-benar bagus. , kita harus yakin menentukan jenis usaha yang akan kita tekuni. Jika kita merasa tidak yakin dengan jenis usaha yang kita dapatkan, cobalah temukan jenis usaha yang lain. Lebih baik Anda membuat jurnal atau sekedar membuat coret-coretan untuk membandingkan jenis-jenis usaha. Dan juga kita harus melihat peluang pasar dalam pemanfaatan peluang usaha.

Peluang pasar adalah suatu bidang kebutuhan pembeli dimana perusahaan dapat beroperasi secara menguntungkan. Potensi pasar adalah batas yang didekati oleh permintaan ketika pengeluaran pemasaran industri mendekati tak terhingga untuk lingkungan yang telah ditentukan.

Membaca Peluang pasar merupakan hal yang esensial yang wajib hukumnya bagi seorang entrepreneur. Membaca peluang pasar tidak hanya dilakukan untuk bagi seorang entrepreneur yang ingin memulai usahanya, namun sebagai pondasi saat kita bergelut di dunia bisnis. Karena kelihaian kita dalam membaca peluang pasar tidak hanya dilakukan untuk memulai suatu usaha, namun keahlian dalam membaca peluang usaha ini juga harus dimiliki kita kita ingin mengembangkan usaha kita, melakukan segmentasi pasar, maupun pada saat melakukan perluasan usaha. Namun seringkali, kemampuan membaca peluang pasar ini seringkali tidak pas sasaran, sehingga apa yang telah menjadi ekspektasi pada saat kita memulai usaha seringkali tidak tercapai. Pertama-tama kita harus teliti dahulu konsep dari melihat peluang usaha. Apa yang kita inginkan dari melihat peluang usaha atau peluang bisnis? Jenis bisnis atau usaha untuk kita tekuni, benar. Apa yang kita cari dari usaha atau bisnis yang kita tekuni?

  1. Melihat

Membaca peluang pasar diibaratkan seperti seorang anak yang ingin membaca, namun sebelum ia bisa membaca ia harus bisa melihat hal apa saja yang harus ia baca. Dalam konteks membaca peluang pasar, maksud dari melihat disini adalah kita melihat apa yang menjadi masalah dari fenomena-fenomena yang ada di sekitar kita dan siapa yang mengalami masalah tersebut, yang  kemudian kita cari celah agar kita dapat menembus peluang di dalam celah-celah kecil tersebut.

  1. Mendengar

Mendengar dalam hal ini maksudnya adalah bagaimana kita mengetahui secara langsung tentang kebenaran masalah yang terjadi di pasar. Mendengar disini juga memiliki tujuan agar kita mengenal lebih dekat dengan konsumen, sehingga masalah yang didapatkan lebih tepat sasaran.

  1. Membaca

Setelah kita melihat dan mendengar mengenai masalah yang terjadi, kemudian semuanya kita baca perlahan tentang apa yang telah kita lihat dan dengar. Penting untuk diingat, kita membaca bukan untuk menghafal, tetapi untuk memahami. Demikian juga yang terjadi pada tahap membaca berikut ini, usaha kita tidak akan pernah sukses apabila kita terpatok pada teori. Sebaliknya apabila kita memahami apa yang telah kita lihat dan dengar, hasilnya akan lebih baik daripada kita menghafal.

Selain itu juga dalam tahap membaca ini, perlu diingat bahwa jangan ada satupun poin yang terlewatkan untuk dibaca, dipahami, dan dianalisis. Karena seberapa kecilpun poin yang telah dihasilkan, akan memiliki peranan yang cukup dapat diperhitungkan dalam kesimpulan akhir yang dibuat.

  1. Menulis

Menulis adalah tahap terakhir dari keempat hal yang dilakukan oleh seorang anak kecil kita ia akan mempelajari hal baru. Setelah kita melihat, mendengar, dan membaca , kita perlu untuk menuangkan semua analisis yang telah diambil dalam tahap membaca. Semua poin harus tertuang baik-baik di dalam sebuah tulisan  yang kemudian akan menjadi tolak-ukur atau pegangan yang akan menuntun kita saat kita benar-benar terjun dalam mengaplikasikan semua itu.

Sebelum anda memulai usaha, anda juga harus mempertimbangkan hal penting dalam memulai usaha. Seperti :

  1. Jenis usaha

  2. Jenis produk

  3. Target konsumen

  4. Lingkungan

  5. Legalitas

  6. Beresiko kecil

  7. Modal

Dan tidak hanya hal tersebut saja tetapi kita harus melihat beberapa aspek berikut ini:

  1. Jenis Usaha. sebagai wirausahawan kita harus mempunyai Visi dan Misi. Jika usaha bersifat tren, usaha itu tidak akan berlangsung lama setelah bergantinya tren jaman, namun usaha itu akan mempunyai prospek saat tren itu menjadi top topik jaman itu. Jika usaha bersifat intuisi, atau dengan kata lain adalah obsesi, cita-cita, sebaiknya pikirkan ulang dan buat suatu hal yang unik dan berbeda, juga kembangkan bisnis panggilan jiwa (intuisi) tersebut.

  2. Produk .Teliti dan kaji baik-baik, karena itu akan mendapatkan keuntungan hanya dari produk yang terjual. Apakah produk tersebut  cepat habis, sehingga pelanggan mempunyai traffic atau perputaran omzet yang banyak? Apakah produk tersebut  lama habisnya tetapi keuntungan besar ketika produk terjual? 

  3. Target Pasar. Produk bisa terjual jika terdapat pasar yang mana produk tersebut akan terjual di dalamnya. Tentukan pasar, atau tempat entah itu kota lain, pulau lain, bahkan ekspor ke negara lain jika perlu agar produk tersebut terjual.

  4. Usaha Di Sekitar kita. Jika kita  sudah menemukan jenis usaha, kita harus melihat satu aspek lagi, yaitu melihat usaha di sekitar. Banyaknya pesaing mengakibatkan produk kurang terjual, bahkan yang mengerikan adalah tidak terjualnya produk kita. Kita harus melihat para pesaing dan kita harus yakin kita akan berhasil, terlebih kita harus mencobanya! Jangan takut mencoba, karena kita tahu bahwa langkah yang jauh dimulai dari langkah pertama.

Pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif sebagai berikut :

  1. Make Modification ( melakukan beberapa perubahan)

  2. Make it Better (membuat lebih baik)

  3. Make it First (menjadi yang pertama)

  4. Make it Special Product (membuat produk khusus)

  5. Clonning (meniru tapi merk berbeda)

  6. Substitute (menjadi produk pengganti)

  1. Masalah dan Solusi

Setiap usaha yang akan baru dibangun pastinya akan memiliki berbagai jenis masalah. Dan setiap masalah yang ada juga terdapat solusi yang ditawarkan. Berikut pembahasan mengenai masalah dan solusi bagi sebuah usaha baru.

  1. Masalah

Masalah dalam Peluang Usaha Baru adalah sebagai berikut :

  1. Ketakutan akan kegagalan

  2. Terbiasa dengan posisi nyaman

  3. Belum bisa fokus

  4. Kurangnya obyektivitas

  5. Kurangnya kedekatan dengan pasar

  6. Pemahaman kebutuhan teknis yang tidak memadai

  7. Kurangnya diferensiasi produk

  8. Pemahaman terhadap masalah-masalah hukum yang tidak memadai.

Selain masalah masalah diatas terdapat pula beberapa masalah dalam memulai usaha baru yang biasanya menjadi bahan pertimbangan calon wirausahawan :

  1. Modal

Biasanya orang yang hendak mulai usaha selalu mengkambinghitamkan modal. Modalnya dari mana? Padahal, ada banyak cara mendapatkan modal. Dan lagi modal itu tidak melulu soal uang, modal itu juga bisa berupa ide, berupa tenaga, dan lainnya.

Beberapa masalah yang sering ditemui dalam pencarian modal antara lain :

  1. Kurangnya ketajaman bisnis (misal : tidak jeli melihat peluang, tidak dapat mengadaptasi masalah dengan baik)

  2. Kurangnya pengalaman bisnis

  3. Harus dapat mengidentifikasi lebih dahulu kebutuhan modal (baik secara finansial maupun berupa mesin)

  4. Harus ada proyeksi laba dan proyeksi mengenai tingkat pengembalian investasi

  5. Harus ada identifikasi tujuan dari penggunaan modal usaha

  1. Menunda mulai bisnis

Sering kan anda dengar Wah usaha itu seperti yang sudah saya pikirkan satu tahun lalu. Tapi sayangnya saya tak segera mengeksekusinya.

  1. Sepi pelanggan

Saat bisnis sudah mulai, pembeli atau pelanggan tidak kunjung datang. Ini merupakan masalah bisnis yang serius yang kerap dialami pebisnis pemula.

  1. Kesulitan meningkatkan penjualan

Mungkin bisnis bisa berjalan, tapi untuk meningkatkannya kesulitan. Sulit untuk memperluas jaringan, sulit untuk meningkatkan penjualan, sulit untuk menembus pasar baru.

  1. Gagal melakukan marketing yang jitu

Sudah mencoba beriklan dan melakukan pemasaran, namun hasilnya tidak sesuai harapan. Berarti ada masalah pada cara marketing yang dilakukan.

  1. Solusi
  1. Mempertahankan sikap obyektivitas dan selalu mencari gagasan bagi produk atau jasa.

  2. Dekat dengan segmen pasar yang ingin dimasuki.

  3. Memahami persyaratan teknis dari produk atau proses.

  4. Menelusuri secara mendetail kebutuhan finansial bagi pengembangan dan produksi.

  5. Mengetahui kendala hukum yang diterapkan pada produk atau jasa.

  6. Menjamin bahwa produk atau jasa menawarkan keuntungan tertentu yang membedakannya dari pesaing.

  7. Melindungi gagasan kreatif melalui hak paten, hak cipta, merek dagang

dan merek jasa.

  1. Manfaat Berwirausaha

Sebelum mendirikan bisnis, setiap calon wirausahawan harus mempertimbangkan manfaat mejadi pemilik bisnis, yaitu:

  1. Peluang untuk mengendalikan nasib sendiri

Mendirikan sesuatu bisnis memberikan kebebasan dan peluang pada wirausahawan untuk mencapai sasaran yang penting baginya.

  1. Kesempatan melakukan perubahan

Semakin banyak wirausahawan yang memulai bisnis karena melihat kesempatan untuk membuat perubahan.

  1. Peluang untuk menggunakan potensi sepenuhnya

Bisnis yang dimiliki wirausahawan  merupakan alat untuk pernyataan dan aktualisasi diri.

  1. Peluang untuk meraih keuntungan tanpa batas

Meskipun uang bakan daya dorong utama bagi wirausahawan, keuntungan dari bisnis mereka penting sebagai faktor motivasi.

  1. Peluang melakukan sesuatu yang anda sukai

Kebanyakan wirausahawan yang telah berhasil dalam bisnis tertentu karena mereka tertarik dan menyakai pekerjaan tersebut.

Contoh Peluang Usaha


 

Materi Prakarya Kelas 9 SMP Kurikulum 2013 Oleh Gde Budiarta

Kerajinan

Bab 1 Kerajinan Berbasis Media Campuran

Contoh Kerajinan
Materi Pokok :

A. Prinsip Kerajinan Berbasis Media Campuran

  1. Menyederhanakan Bentuk dengan Mengurangi atau Menambah Bentuk Produk Kerajinan Berbasis Media Campuran (Stilasi)

  2. Merubah Bentuk Produk KErajinan Berbasis Media Campuran (Deformasi)

B. Jenis dan Karakteristik Kerajinan Berbasis Media Campuran

C. Produk dan Proses Kerajinan Berbasis Media Campuran

Batu

  1. Logam

  2. Plastik

  3. Kayu

  4. Keramik

Tujuan Pembelajaran :

Setelah mempelajari Bab 1, peserta didik mampu :

  1. menyatakan pendapat tentang keragaman karya kerajinan berbasis media campuran sebagai ungkapan rasa bangga sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan dan bangsa,
  2. memahami pengertian, sejarah, jenis, sifat, dari karakteristik kerajinan berbasis media campuran berdasarkan rasa ingin tahu dan peduli lingkungan,
  3. mengalami teknik pengolahan, prinsip perancangan, prosedur pembuatan dan penyajian / kemasan kerajinan berbasis media campuran berdasarkan karakter yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan wilayah setempat,
  4. merancang, membuat, menguji dan mengkomunikasikan produk kerajinan berbasis media campuran daerah setempat berdasarkan teknik dan prosedur yang tepat berdasarkan orisinalitas ide dan cita rasa estetis diri sendiri, dengan disiplin dan tanggung jawab.

Setelah mempelajari materi Prakarya Kerajinan pada website ini silahkan absensi terlebih dahulu pada form berikut :



REKAYASA

Bab 2 Dasar-Dasar Elektronika

Materi Pokok :

A. Wawasan Elektronika

  1. Komponen Elektronika Dasar

  2. Jenis dan Manfaat

  • Elektronika Analog
  • Elektronika Digital

B. Sistem Pengendali

  1. Peralatan Listrik

  2. Pembuatan Rangkaian Stop Kontak

Tujuan Pembelajaran :

Setelah mempelajari Bab 2, peserta didik mampu :

  1. Menyatakan pendapat tentang keragaman alat elektronika dan sistem pengendali sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhandan bangsa Indonesia.
  2. Mengidentifi kasi bahan alam, alat, teknik dan proses pembuatan alat elektronika dan sistem pengendali di daerah setempat dan daerah lain.
  3. Merancang pembuatan alat elektronika dan sistem pengendali di daerah setempat dan daerah lain.
  4. Membuat, menguji, dan mempresentasikan alat elektronika dan sistem pengendali di daerah setempat dan daerah lain dengan disiplin dan tanggung jawab.

Budi Daya

Bab 3 Budi Daya Ikan Hias 

Materi Pokok :

A. Komoditas Ikan Hias

B. Sarana dan Peralatan Budi Daya (Pembesaran Ikan Hias)

  1. Bahan

  2. Alat

  3. Wadah Budi Daya Ikan Hias

C. Persiapan Wadah Budi Daya Ikan Hias

  1. Pembuatan Wadah Budi Daya (Akuarium) Ikan Hias

  2. Persiapan Wadah Budi Daya Ikan Hias

  3. Proses Budi Daya Pembesaran Ikan Hias

D. Pemeliharaan Ikan Hias

Tujuan Pembelajaran :

Setelah mempelajari Bab 3, peserta didik mampu :

  1. Menyampaikan pendapat tentang keragaman jenis dan wadah budi daya dan pemeliharaan (pembesaran) ikan hias sebagai ungkapan rasa bangga dan wujud rasa syukur kepada Tuhan serta bangsa Indonesia.
  2. Mengidentifikasi jenis, sarana produksi, dan teknik pembuatan wadah dan budi daya ikan hias yang ada di wilayah setempat berdasarkan rasa ingin tahu dan peduli lingkungan.
  3. Merancang pembuatan wadah budi daya dan pemeliharaan(pembesaran) ikan hias berdasarkan orisinalitas ide yang jujur terhadap diri sendiri.
  4. Membuat, mempraktikkan, menguji, dan mempresentasikan pembuatan wadah dan pemeliharaan (pembesaran) ikan hias di wilayah setempat berdasarkan teknik dan prosedur yang tepat dengan disiplin dan tanggung jawab.

Pengolahan

Bab 4 Pengolahan Bahan Pangan Setengah Jadi dan Produk Samping dari Bahan Perikanan dan Peternakan Menjadi Makanan

Materi Pokok :

A. Makanan dari Bahan Pangan Setengah Jadi

  1. Pengertian

  2. Jenis dan Manfaat

  3. Teknik Pengolahan Makanan dari Setengah Jadi Bahan baku Perikanan dan Peternakan

  4. Tahap Pembuatan Makanan dari Bahan Setengah Jadi Bahan Baku Hasil Perikanan dan Peternakan

B. Makanan dari Bahan Pangan Produk Samping

  1. Pengertian

  2. Jenis dan Manfaat

  3. Teknik Pengolahan Makanan dari Produk Samping Bahan Baku Perikanan dan Peternakan

  4. Tahapan Pengolahan

  5. Pengemasan

Tujuan Pembelajaran :

Setelah mempelajari Bab 4, peserta didik mampu :

  1. Menyampaikan pendapat tentang pengertian, jenis dan manfaat dari bahan pangan setengah jadi dan produk samping dari bahan hasil perikanan dan peternakan sebagai ungkapan rasa bangga dan wujud rasa syukur kepada Tuhan serta bangsa Indonesia.
  2. Mengidentifikasi bahan, alat, metode dan proses pengolahan yang digunakan pada pembuatan produk bahan pangan setengah jadi dan produk samping dari bahan hasil perikanan dan peternakan menjadi makanan dan di wilayah setempat berdasarkan rasa ingin tahu dan peduli lingkungan.
  3. Merancang pembuatan produk olahan makanan dari bahan pangan setengah jadi dan produk samping dari bahan hasil perikanan dan peternakan menjadi makanan berdasarkan orisinalitas ide dan cita rasa estetis diri sendiri.
  4. Membuat, menguji, dan mempresentasikan produk pangan siap konsumsi khas wilayah setempat dari bahan pangan setengah jadi dan bahan hasil samping dari hasil perikanan dan peternakan berdasarkan teknik dan prosedur yang tepat dengan disiplin dan tanggung jawab.

 

Materi Semester II Kelas 9

KIsi-kisi Ujian praktek TIK

Jangan lupa Subscribe dan klik lonceng setelah menonton terima kasih

Soal dapat dilihat pada menu “Ujian Praktek TIK 2018” kerjakan soal sesuai kelas


Contoh Video Ujian Praktek TIK 2018


Jadwal Pengumpulan Video

Jadwal Pengumpulan Video Ujian Praktek TIK 2018

Jaringan Peer to peer Connection dengan Media Wireless dan Wired

Jaringan Wifi Ad-Hoc adalah jaringan yang bisa membuat dua atau lebih device untuk saling berinteraksi satu sama lain secara langsung yang dikenal dengan istilah Peet to peer tanpa melalui Central wireless Router atau Acces point.

Pada zaman yang sekarang ini laju kebutuhan transfer data merupakan kebutuhan bagi setiap orang bagi masyarakat awam masyarakat luas tentunya satu-satunya cara transfer data selain bluetooth yaitu transfer data dilaptop atau computer dengan menggunakan Flashdisk.

Nah kali ini saya berbagi tips cara transfer data tanpa melalui flashdisk yuk ikuti langkah-langkah berikut ini :

  1. Klik Start
  2. Pada kolom search programs and file ketik Ad-Hoc lalu enter

adhoc83. Kemudian tampilan jaringan Ad-Hoc akan terbuka lalu klik Next untuk selanjutnya.

adhoc9

  1. Pada kolom Name isi dengan nama yang kita gunakan sebagai nama jaringan Ad-Hoc yang kita buat contoh Gde Budiarta

gdeadhoc

5. Pilih Mode security WPA2-Personal untuk memberi password dan klik saja Next

gdeadhoc

  1. setelah muncul jendela Network is ready to use klik Close

gdeadhoc2

7. Lihat koneksi Wifi dengan mengeklik icon wireless pada Taksbar sebelah kanan akan terlihat Koneksi Gde Budiarta -Waiting for users

gdeadhoc3

8. Setting  jaringan Ad-HocWindows 7 selesai  apabila ada users/ laptop lain yang connect kejaringan Ad-Hocyang kita buat tadi  maka status koneksi Ad-Hoc akan berubah menjadi Connected dari waiting for users.

  1. untuk selanjutnya kembali klik icon Wifi yang ada pada Taksbar sebelah kanan Open Network Sharing Center dan pilih change advanced sharing setting

gdeadhoc4

  1. Untuk langkah selanjutnya tinggal pilih password protected sharing dan klik Turn of password protected sharing dan save changes.

adhoc10

  1. sekarang untuk data atau folder yang akan kita sharing Klik kanan pada folder yang di share selanjutnya pilih share with  dan klik specific people

gdeadhoc5

12. selanjutnya pilih Guest dan klik add lalu share.

gdeadhoc6

gdeadhoc7

  1. langkah terakhir selesai ….!!

 

Menghubungkan Komputer dengan Kabel UTP

Seperti materi yang disampaikan sebelumnya tentang cara menghubungkan 2 buah computer dengan Peer to peer Connection menggunakan media transmisi tanpa kabel (Wireless)

Cara kedua yang dapat kita gunakan adalah menggunakan media kabel (Wired) yaitu kabel UTP

Sebelum menghubungkan antara komputer dengan komputer atau lebih kita harus lebih mengenal terlebih dahulu kabel UPT kabel ini digunakan sebagai penghubung antara komputer satu dengan komputer lainnya, dan sebelum menghubungkan, terdapat 2 jenis kabel yang sering digunakan yaitu kabel Straight dan Cross

KABEL UTP:

Kabel straight biasanya digunakan untuk keperluan :
1. Menghubungkan komputer ke port biasa di Switch.
2. Menghubungkan komputer ke port LAN modem cable/DSL.
3. Menghubungkan port WAN router ke port LAN modem cable/DSL.
4. Menghubungkan port LAN router ke port uplink di Switch.
5. Menghubungkan 2 HUB/Switch dengan salah satu HUB/Switch menggunakan port uplink dan yang lainnya menggunakan port biasa.

Yang disebut kabel straight adalah untuk kabel yang menggunakan standar yang sama pada kedua ujung kabelnya baik type EIA/TIA 568A atau EIA/TIA 568B pada kedua ujung kabel.

Kabel cross biasanya digunakan untuk keperluan :
1. Menghubungkan 2 buah komputer secara langsung
2. menghubungkan 2 buah HUB/Switch menggunakan port biasa diantara kedua
HUB/Switch.
3. Menghubungkan komputer ke port uplink Switch
4. Menghubungkan port LAN router ke port biasa di HUB/Switch

Sebelum memulai penghubungan kabel, ada langkah – langkah yang harus dilewati. Misalnya untuk perangkat apa saja yang harus disediakan, antara lain:

  1. Komputer/notebook yang dilengkapi Kartu Jaringan (LAN Card/Ethernet).
  2. Kabel Jaringan dengan jenis UTP Cat 5 dan Konektor Kabel (RJ45). Penggunaan kabel yang memiliki kualitas baik akan membantu meningkatkan performance LAN yang akan dibangun nantinya.
  3. Tang Kabel. Digunakan untuk menjepit kabel ke konektor.
  4. Switch atau Hub. Digunakan untuk media pengatur aliran data secara fisik.
  5. Sistem Operasi yang mendukung fitur Networking.

Setelah perangkat selesai dipersiapkan, maka kita harus melakukan langkah-langkah ini:

  1. Sketsa terlebih dahulu jalur kabel yang hendak dipasang.

Jalur yang dilewati kabel sebaiknya harus terbebas dari gangguan alam (hujan & panas), interperensi gelombang elektromagnetik dan tekanan benda-2 keras. Usahakan kabel tidak melewati daerah yang bisa menyebabkan lekukan karena akan memungkinkan kabel menjadi patah atau terbelit. Selain itu , kabel yang telah dipasang sebaiknya dilindungi dengan penutup agar tidak diganggu binatang seperti tikus atau sejenisnya.

  1. Memasang konektor pada kedua ujung kabel.

Sebelum konektor dijepitkan pada kabel, susunan serat kabel haruslah benar. Secara teori, ada 2 bentuk susunan serat kabel yaitu Straight (sejajar) dan Cross (silang). Bentuk Cross hanya bisa digunakan untuk mengkoneksikan dua PC secara langsung tanpa perantara, sedangkan untuk bentuk koneksi yang melibatkan banyak PC maka harus menggunakan bentuk Straight.

  1. Penomoran IP (Internet Protokol) Komputer.

Setiap komputer yang terhubung pada LAN harus mempunyai nomor identifikasi unik sebagai pengenal antar komputer yang biasanya dikenal dengan istilah nomor IP. Dalam ilmu komputer, nomor IP dibagi menjadi 3 golongan(kelas) A,B,C. Masing-masing kelas dibedakan berdasar jangkauan(range) nomor yang tersedia dan Anda harus menggunakan salah satu kelas/golongan dalam lingkup LAN yang sama. Nomor IP pada semua komputer dapat ditentukan secara manual (statis) ataupun dapat dialokasikan secara dinamis menggunakan bantuan perangkat lain (misal : sistem DHCP ). Untuk teori lanjut tentang penggolongan nomor IP akan penulis terangkan pada tulisan mendatang yang khusus membahas bentuk penomoran IP secara lebih detil.

  1. Menguji Koneksi LAN.

Setelah semua komputer sudah terkoneksi ke LAN melalui kabel dan telah memiliki sebuah penomoran IP yang unik maka langkah selanjutnya adalah melakukan ujicoba apakah koneksi antar komputer dapat dilakukan. Cara yang paling gampang dan sederhana adalah dengan melakukan proses “Ping” antar komputer. “Ping” adalah semacam proses pengiriman sinyal pada sebuah komputer dan jika komputer target menerima sinyal yang Anda kirim maka otomatis akan direspon dengan sebuah sinyal balik ke komputer pengirim. Proses “Ping” dapat dilakukan melalui jendela Command Prompt(WIN) atau Console/Terminal(NIX) dengan mengetikkan sintak :

ping 192.169.0.1  

Setelah mencoba /download materi ini untuk kelas IX silahkan absen terlebih dahulu pada menu E-Learning diatas

Terima Kasih

Kisi- Kisi dan Cara Mengerjakan Ujian Praktek TIK 2017

Selamat data di Website Gde Tikom khususnya untuk siswa SMP Negeri 3 Sukawati yang akan melaksanakan Ujian Praktek TIK tahun Pelajaran 2019

Ujian Praktek TIK dari tahun ke tahun mengalami perubahan seiring perkembangan teknologi dan tersedianya perangkat komputer dan internet. dengan diadakannya ujian praktek TIK yang memanfaatkan teknologi informasi tentunya dengan harapan siswa setelah lulus nanti mempunyai bekal (pengertahuan tentang Ms Office, Internet dan Email) sebagai bekal siswa untuk melanjutkan kejenjang berikutnya seperti ke SMA atau SMK.

Adapun materi yang diujikan adalah

  1. Operasi matematika dasar pada Microsoft Excel seperti, + , – , / , x yang tentunya sudah kalian dapatkan di kelas VIII
  2. Materi Browsing di Internet yaitu mencari website untuk soal praktek TIK 2019
  3. Materi Email : mencari website yang menyediakan email gratis dan membuat account /alamat email dengan nama sendiri
  4. Mudah Bukan !!!Selamat Mengerjakan dan Budayakan Membaca terlebih dahulu

Salam Hangat

Pembina TIK SMP Negeri 3 Sukawati

  • I Wayan Gde Budiarta,S.Kom
  • I Ketut Sucipta 

Berikut Video cara mengerjakan Ujian Praktek

Berikut ini Video tentang cara mengerjakan Soal Excel